Learn More About Terms and Conditions Apigo Platform | Apigo.id

PASAL 1

  1. PT. Datacomm Diangraha (untuk selanjutnya disebut Datacomm) adalah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha Teknologi Informasi dalam hal ini bertindak sebagai penyedia jasa layanan yang diperlukan oleh pengguna.
  2. Layanan APIGO adalah layanan usaha milik Datacomm berupa Layanan Pesan Singkat, Layanan Panggilan Suara dan Layanan Pembayaran.
  3. “Pengguna” adalah pihak yang menggunakan layanan produk Apigo
  4. Data Pengguna adalah data yang diberikan dan atau diserahkan dalam bentuk data non fisik yang tersimpan di server Datacomm;
  5. Invoice adalah tagihan yang berisi jumlah penggunaan layanan APIGO yang disampaikan oleh Datacomm kepada Pengguna.

PASAL 2

  1. Pengguna menggunakan layanan APIGO sesuai dengan Informasi yang disediakan oleh Datacomm berdasarkan web dan atau presentasi yang disampaikan oleh Datacomm kepada Pengguna.
  2. Datacomm hanya menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan dalam penerapan layanan APIGO yang digunakan oleh Pengguna, sehingga Datacomm tidak bertanggung jawab terhadap aplikasi, content dan perangkat lunak (software) yang digunakan oleh Pengguna.
  3. Datacomm bertanggung jawab terhadap kualitas Layanan yang digunakan oleh Pengguna sesuai dengan Service Level Agreement yang diperjanjikan dalam setiap Layanan yang digunakan oleh Pengguna.
  4. Pengguna dengan ini memahami segala resiko atas penggunaan Layanan yang disediakan oleh Datacomm, untuk itu Pengguna bersedia membebaskan Datacomm dari segala bentuk tuntutan hukum baik permintaan ganti kerugian akibat resiko tersebut beserta pertanggungjawaban sebagai penyedia jasa dalam hal terjadinya Keadaan Kahar (Force Majeure) dalam pelaksanaan penyediaan Layanan kepada Pengguna.

PASAL 3

  1. Datacomm wajib memberikan Layanan APIGO kepada Pengguna dan memastikan Layanan APIGO berjalan baik.
  2. Datacomm hanya bertanggung jawab pada Layanan sebagaimana tercantum dalam PO.
  3. Segala hal yang berkaitan dengan pemasangan/instalasi aplikasi-aplikasi beserta akibatnya yang dilakukan Pelanggan pada Layanan yang disediakan oleh Datacomm bukan menjadi tanggung jawab dari Datacomm.
  4. Datacomm wajib segera menindaklanjuti dan menyelesaikan masalah dan/atau gangguan yang timbul atas Layanan APIGO sesuai SLA atau jangka waktu yang dapat diterima oleh Pengguna.
  5. Datacomm berhak atas pembayaran Layanan APIGO seperti tertera pada Invoice.
  6. Datacomm berhak dalam hal Pengguna tidak atau belum melakukan pembayaran tagihan sesuai jangka waktu pada Pasal 3 ayat 5 untuk menghentikan sementara atas seluruh Layanan APIGO dan berhak untuk mengakhiri Perjanjian ini secara sepihak sesuai dengan yang diatur dalam Pasal 9.

PASAL 4

  1. Pengguna berhak untuk mendapatan Layanan APIGO sesuai dengan yang tercantum pada website.
  2. Pengguna menjamin bahwa Layanan yang diberikan oleh Datacomm digunakan sesuai peruntukannya dan tidak melanggar ketentuan dalam Syarat dan ketentuan ini dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Pengguna Dilarang :
    1. Melakukan tindakan spamming, phising, pengancaman, tindakan kasar, fitnah, pornografi, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, hal terkait perjudian, termasuk tidak terbatas pada transmisi yang mendorong tindak pidana, menyebabkan pelanggaran hukum.
    2. Dengan sengaja mengirimkan, mempublikasikan, memproduksi ulang, atau mendistribusikan setiap informasi atau perangkat lunak yang mengandung virus atau komponen merugikan lainnya.
    3. Mengirimkan setiap surat elektronik komersial atau surat elektronik massal, termasuk pesan singkat, panggilan suara maupun layanan lain dari APIGO atau terlibat dalam setiap aktivitas yang termasuk dalam “spamming” ataupun “mail bombing”.
    4. Memindahtangankan hak-haknya termasuk menjual, menyewakan atau menyewa-gunakan Layanan APIGO.
    5. Menyediakan Layanan APIGO kepada siapa saja yang bukan merupakan Pengguna Resmi.
    6. Merekayasa ulang dan mengakses Layanan APIGO dalam bentuk apapun, dengan tujuan untuk membuat layanan saingan.
  4. Penguna wajib membayar seluruh total tagihan pada Invoice dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak tanggal diterimanya invoice oleh Pelanggan.

PASAL 5

  1. Invoice akan diterbitkan pada bulan berikutnya disesuaikan dengan tanggal dimulainya pelaksanaan Layanan.
  2. Layanan APIGO akan dilakukan aktivasi/reaktivasi oleh Datacomm setelah pembayaran terkait penggunaan Layanan APIGO oleh Peengguna
  3. Total tagihan pada invoice mencakup juga biaya administrasi serta bea materai yang harus dibayarkan oleh Pengguna. Proses pembayaran oleh Pengguna dilakukan melalui rekening yang tertera pada Invoice. Seluruh pembayaran ini tunduk pada Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% (sepuluh persen) dan akan ditanggung oleh Pengguna.
  4. Segala dan setiap kewajiban perpajakan lain yang timbul sehubungan dengan penggunaan Layanan APIGO ini dan pelaksanaannya akan menjadi beban dan tanggung jawab masing-masing PIHAK sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
  5. Datacomm berhak untuk melakukan pemutusan sementara terhadap Layanan beserta fasilitas-fasilitas yang digunakan oleh Pengguna, jika diketahui Pengguna telah melakukan kelalaian berupa kewajiban pembayaran berdasarkan faktur yang diterima Pengguna.

PASAL 6

  1. Datacomm menjamin bahwa Layanan APIGO akan tersedia selama Jangka Waktu Perjanjian. SLA tidak berlaku untuk jadwal waktu pemeliharaan.
  2. Datacomm tidak bertanggungjawab dengan resiko kehilangan Data Pengguna dalam hal terjadi upgrade/maintenance terhadap perangkat milik Datacomm dan/atau perangkat yang terkait dengan Layanan APIGO.
  3. Pengguna akan melakukan pemberitahuan tertulis kepada Datacomm dalam hal akan melakukan perubahan dalam bentuk apapun terkait dengan penggunaan Layanan APIGO.

PASAL 7

  1. Pengguna wajib menyediakan seluruh data yang diperlukan oleh Datacomm berdasarkan permintaan tertulis terkait dengan penggunaan Layanan APIGO. Pengguna bertanggung jawab penuh atas konten dan keakuratan data tersebut.
  2. Data Pengguna hanya dimiliki oleh Pengguna dan Datacomm wajib melindungi kerahasiaan data tersebut.

PASAL 8

  1. HAKI yang berkaitan dengan Sistem Datacomm dan/atau seluruh program komputer, dokumentasi dan/atau material apapun lainnya yang dikembangkan dan/atau dimiliki oleh Datacomm berdasarkan dan sehubungan dengan pelaksanaan Layanan ini, akan tetap berada dalam penguasaan Datacomm sepenuhnya.
  2. Tidak satupun dalam ketentuan Syarat dan ketentuan ini ditafsirkan sebagai perpindahan atau pengalihan atau pengabaian terhadap HAKI yang dimiliki oleh Para Pihak baik sebelum, selama dan/atau sesudah pelaksanaan Perjanjian ini.

PASAL 9

  1. PARA PIHAK mengakui bahwa selama jangka waktu syarat dan ketentuan, kerahasiaan dan kepemilikan informasi teknikal dan bisnis milik salah satu PIHAK dapat diungkapkan kepada PIHAK lainnya. Informasi tersebut dianggap sangat rahasia dan PIHAK penerima informasi tidak diperkenankan, baik secara langsung maupun tidak langsung mengungkapkan informasi tersebut kepada pihak ketiga lainnya tanpa adanya persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PIHAK pemilik informasi, kecuali ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Ketentuan yang tercantum dalam Pasal ini tidak akan berlaku untuk setiap informasi rahasia yang:
    1. berada dalam domain publik atau menjadi domain publik bukan disebabkan kesalahan PIHAK penerima;
    2. sudah diketahui oleh PIHAK penerima sebelum terjadinya penerimaan informasi tersebut; atau
    3. sebagaimana diungkapkan kepada PIHAK penerima oleh pihak ketiga karena tidak adanya kewajiban atas kerahasiaan terhadap Pihak pengungkap; atau
    4. diperlukan untuk diungkapkan atas kepentingan hukum, peraturan pemerintah atau sesuai dengan perintah pengadilan.

PASAL 10

  1. Syarat dan ketentuan ini dapat diakhiri oleh salah satu PIHAK dengan memberikan pemberitahuan tertulis kepada PIHAK lainnya tidak lebih dari 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal pengakhiran tersebut efektif berlaku.
  2. Dalam hal Syarat dan ketentuan berakhir seperti dimaksud pada ayat (1) di atas terjadi karena ada pelanggaran atas satu atau lebih ketentuan yang diatur dalam Kontak ini, maka PIHAK yang terbukti dirugikan dapat melakukan pemberitahuan tertulis atas terjadinya pelanggaran tersebut kepada PIHAK lainnya termasuk untuk meminta ganti kerugian yang terbukti timbul atas adanya pelanggaran tersebut (apabila ada).
  3. Apabila Datacomm memilih untuk mengakhiri Syarat dan ketentuan sebagai akibat dari tidak dilaksanakannya pembayaran atas tagihan Pelanggan, maka setiap tagihan yang tidak dibayar tersebut akan jatuh tempo pada saat pengakhiran Syarat dan ketentuan tersebut efektif berlaku, Datacomm berhak untuk menahan dan/atau tidak mengembalikan seluruh Data Pengguna dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian atas dasar ayat ini.
  4. Dalam hal Pengguna telah melakukan pembayaran atas tagihan yang belum dibayarkan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3), maka Datacomm akan mengembalikan Data Pengguna paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah pembayaran dilakukan oleh Pengguna.
  5. Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian karena sebab apapun maka Pengguna tetap berkewajiban untuk melunasi pembayaran sebagaimana tercantum pada Invoice yang diterbit Datacomm.
  6. PARA PIHAK sepakat mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan Pasal 1267 Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia sepanjang mengatur mengenai pengakhiran perjanjian terhadap Perjanjian ini, sehingga pemutusan Perjanjian ini dengan alasan tersebut di atas cukup dilakukan dengan pemberitahuan tertulis antara PARA PIHAK tanpa harus menunggu putusan pengadilan.

PASAL 11

  1. Datacomm tidak bertanggung jawab baik langsung maupun tidak langsung yang disebabkan oleh faktor diluar layanan APIGO terhadap Pengguna.
  2. Datacomm mengecualikan atau membatasi tanggung jawab kepada Pengguna jika hal itu terlarang – mencakup setiap tanggung jawab atas penipuan atau kesalahan dalam pemberian layanan. Datacomm tidak bertanggung jawab atas :
    1. Kerusakan secara tidak langsung, khusus, tidak disengaja, hukuman, kerugian, atau yang diakibatkan, atau
    2. Kehilangan atas penggunaan, data, bisnis, atau keuntungan terlepas dari teori hukum.
  3. Pengecualian atau pembatasan ini berlaku tanpa kecuali baik bagi Datacomm atau semua afiliasinya termasuk pengguna akhir.
  4. Pengguna dengan mengesampingkan dan membebaskan Datacomm dari setiap dan semua kewajiban, klaim atau kerusakan yang timbul dari atau dengan cara apa pun yang terkait dengan Layanan APIGO. Tanggung jawab atas isi maupun konten yang Pengguna buat hanya ada pada Pengguna. Pengguna secara tegas mengesampingkan dan membebaskan Datacomm dari setiap dan semua tanggung jawab, klaim, penyebab tindakan, atau kerusakan yang timbul dari penggunaan Pengguna atas Layanan APIGO.

PASAL 12

  1. Tidak ada satu PIHAK bertanggung jawab atas setiap kegagalan pelaksanaan Syarat dan ketentuan ini yang merupakan akibat dari peristiwa yang terjadi di luar kendali masing-masing PIHAK termasuk namun tidak terbatas pada peristiwa peperangan, perselisihan buruh, pemogokan, kerusuhan, huru-hara, kebakaran, tindakan pemerintah, perang, embargo, atau bencana alam lainnya yang berada diluar kendali PARA PIHAK.
  2. Setiap Force Majeure, wajib disampaikan laporan tertulis kepada PIHAK lainnya dalam jangka waktu paling lambat 3 (tiga) hari kalender setelah Force Majeure tersebut terjadi dengan melampirkan bukti-bukti yang nyata. Dalam hal PIHAK yang mengalami Keadaan Memaksa tersebut tidak dan/atau lalai, maka peristiwa tersebut tidak dapat dianggap sebagai Force Majeure.
  3. Semua kerugian yang diderita oeh salah satu pihak sebagai akibat terjadinya force majeure bukan merupakan tanggung jawab pihak lain.

PASAL 13

  1. Apabila terhadi peselisihan yang timbul akibat dari pelaksaan Syarat dan ketentuan ini, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah dan mufakat.
  2. Jiak tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah, maka penyelesaian dilakukan kepada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dalam tingkat pertama dan terakhir

PASAL 14

  1. Syarat dan ketentuan berlangganan ini tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia.
  2. Hal-hal lain yang belum cukup/tidak diatur dalam Syarat dan ketentuan ini akan diatur kemudian dalam Perjanjian Kerjasama berdasarkan kesepakatan para pihak dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan serta mempunyai kekuataan hukum yang sama dengan Syarat dan ketentuan ini.