potensi dibalik peningkatan customer experience produk anda

Potensi Telco API untuk Peningkatan Customer Experience

Dunia E-Commerce terus berkembang dan semakin menarik minat para pelaku bisnis di Indonesia. Minat besar para pelaku bisnis Indonesia terlihat dari antusias para pengunjung event Exabytes E-Commerce Conference 2018 (EEC 2018). Pada kesempatan kali ini, APIGO hadir sebagai solusi meningkatkan customer experience bisnis E-Commerce.

Pada kesempatan ini, Apigo sebagai platform penyedia layanan Telco API turut serta memeriahkan event EEC 2018. Devops Manager Apigo, Ahmad Sutanto, mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara dalam conference dengan tema The Role of Telco API in Your E-Commerce Business.

Ahmad Sutanto memulai presentasi dengan penyajian data tentang Digital Penetration di Indonesia. Data menunjukan internet user dan social media user yang menunjukan penetrasi lebih dari 45% di Indonesia. Menariknya, penggunaan yang cukup tinggi ternyata di akses melalui handphone oleh para pengguna internet. Data menunjukan 89,8% penggunaan internet melalui handphone, lalu diikuti oleh laptop, PC dan tablet.

Why Customer Experience Matters

Dengan potensi terlihat dari penyajian data, bagaimana hal tersebut menjadikan keuntungan pada pelaku bisnis? Customer experience adalah salah satu yang bisa dimaksimalkan. Salah satu efek dari Customer experience yang baik adalah conversion rate. Bisnis dengan costumer experience score 7-10 dapat meningkatkan penjualan hingga 1,5 hingga 2,4 kali.

“Customer experience akan relevan dengan strategi bisnis. Customer experience terkait dengan customer acquisition, produk yang dibangun hingga layanan customer service dari produk terkait.” tutur Ahmad Sutanto.

Salah satu efek customer experience yang baik untuk peningkatan conversion rate adalah meningkatkan customer retention dari bisnis E-Commerce. Market Indonesia yang besar tidak membuat para pelaku bisnis hanya berfokus mengakusisi customer sebanyak mungkin. Ahmad Sutanto menekankan pentingnya untuk berfokus pada customer retention karena cost untuk customer acquisition 5 kali lebih tinggi dibandingkan menjaga pelanggan bisnis. Menurut Ahmad Sutanto, pelaku bisnis perlu mengambil langkah untuk meningkatkan customer retention untuk keberlangsungan perusahaan kedepan.

Customer experience menjadi potensi untuk bisnis karena di tahun 2020, user akan lebih memilih produk dengan customer experience yang baik dibandingkan harga. Konsumen mengutamakan untuk membayar lebih untuk mendapatkan customer experience yang lebih baik.

Terdapat dua faktor yang perlu diperhatikan oleh pelaku bisnis untuk meningkatkan customer experience yaitu, Purchasing process dan customer support. Dua factor ini dapat di optimasi dengan penggunaan channel yang baik, metode pembayaran yang mudah dan layanan customer experience yang mudah diakses.

SMS Marketing

Ketika mempertimbangkan channel marketing yang baik untuk customer experience, pelaku bisnis dapat menggunakan layanan SMS Marketing seperti SMS Promotion (Location based/targeted), cart recovery, confirmation message dan customer reactivation. “penggunaan sms dan senderID akan meningkatkan brand image bisnis kita” kata Ahmad. Dengan open rate mencapai 98%, SMS marketing membuat bisnis mudah dijangkau dan lebih informatif untuk penggunanya.

Mobile Payment

Metode pembayaran yang mudah dapat membuat bisnis lebih nyaman untuk digunakan. “di E-Commerce dibutuhkan beberapa metode pembayaran agar lebih convenience, tidak hanya satu metode pembayaran” kata Ahmad di EEC 2018. Berdasarkan data penetrasi internet dan pengguna handphone yang telah disampaikan diawal, metode pembayaran T-Cash dan Direct Carrier Billing (potong pulsa) bisa menjadi pilihan yang tepat untuk bisnis. Potong pulsa bisa dimanfaatkan melalui operator telekomunikasi untuk transaksi digital content. Sedangkan T-Cash lebih terbuka untuk beragam transaksi.

API Voice untuk Customer Support

Hingga saat ini, voice menjadi salah satu untuk melakukan customer support. Namun kedepannya, pelaku bisnis bisa menggunakan API Voice untuk meningkatkan layanan customer experience bisnis. Call masking bisa menjadi pilihan untuk menjaga privasi dari user dengan operator mengganti nomor telepon dengan userID penelpon.

Untuk meningkatkan pelayanan customer support, bisnis bisa menggunakan fitur callback me. “dengan menekan tombol callback me, konsumen akan diminta untuk memasukkan nomor handphone untuk ditelepon oleh customer support melalui API Voice”

Perbedaan API Voice dengan VoIP adalah keterbatasan panggilan dari aplikasi ke aplikasi. API Voice memungkinkan bisnis anda melakukan panggilan melalui website atau aplikasi E-Commerce ke nomor customer support.

Inilah pemanfaatan dari Telco API untuk bisnis E-Commerce untuk peningkatan customer experience. Sebagai Telco API Gateway, Apigo menyediakan layanan infrastruktur maupun digital data untuk para E-Commerce berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.