Pembayaran dengan T-Cash

Metode Pembayaran dengan T-Cash, Untuk Mendongkrak Bisnis Anda

Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat memicu perubahan dalam sistem pembayaran. Kini tren e-money mulai hadir. Salah satu contoh adalah keberadaan sebuah sistem pembayaran dengan T-Cash.

T-Cash merupakan layanan uang elektronik untuk menyimpang uang dan menggunakannya untuk berbagai transaksi. Tentunya metode pembayaran dengan T-Cash, transaksi yang dilakukan oleh customer akan lebih mudah.

Pengguna T-Cash cukup besar. Per 2017, jumlah salah satu bentuk konkret layanan telco API ini telah mencapai 10 juta pengguna. Namun, Telkomsel belum puas. Mereka menargetkan hendak menambah pemakai T-Cash hingga empat kali lipat sampai akhir tahun 2018 nanti.

Kini, cara untuk terdaftar dan menggunakan T-Cash semakin mudah. Pengguna tidak terbatas oleh nomor telepon dari Telksomel, pengguna operator lain dapat registrasi dan melakukan pembayaran dengan T-Cash. Sesudahnya tinggal mengaktikannya dengan mengikuti tata caranya, dan dalam waktu singkat pengguna sudah bisa melakukan pembayaran dengan T-Cash.

Bagi pelaku bisnis, T-Cash merupakan salah satu peluang besar untuk mendongkrak kinerja. Ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh salah satu bentuk layanan telco API ini sehingga berpotensi digunakan oleh banyak pihak.

Kemudahan pertama yang ditawarkan ialah kepraktisan. Menggunakan e-money seperti T-Cash membuat transaksi semakin mudah. Pengguna tidak perlu lagi membawa uang tunai. Cukup dengan tap atau scan barcode, pembayaran atau pembelian bisa dilakukan.

Selain itu, T-Cash tidak tergantung dengan bank. Cukup mendaftarkan diri di T-Cash, seluruh pengguna operator di Indonesia bisa bertransaksi. Hal itu merupakan peluang besar. Sebab, banyak orang yang bisa menggunakan T-Cash.

Potensi Dibalik Pemanfaatan T-Cash

Jumlah transaksi yang terjadi di T-Cash bisa menjadi gambaran. Menurut Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, jumlah perputaran uang T-Cash bisa mencapai beberapa ratus miliar rupiah untuk satu bulan. Hal itu masih didukung dengan transaksi yang tinggi di sana.

“Jumlah transaksi T-Cash antara 90-100 juta transaksi per tahun. Bulan November dan Desember tahun 2017 bisa delapan jutaan transaksi per bulann Target transaksinya makin besar lagi seiring dengan jumlah pengguna yang ditargetkan meningkat empat kali lipat dibanding akhir tahun 2017,” tambah CEO T-Cash Danu Wicaksana.

Fakta tersebut memperlihatkan bahwa T-Cash sebenarnya bisa berguna untuk meningkatkan performa bisnis. Pelaku usaha hanya perlu memanfaatkannya secara jeli. T-Cash memang merupakan bagian dari layanan telco API. Secara garis besar, telco API merupakan API yang berkaitan dengan dunia telekomunikasi.

Untuk bisa memanfaatkannya untuk mengangkat bisnis, banyak cara yang bisa Anda gunakan. Misalnya Anda mempermudah pelanggan untuk membeli produk Anda dengan T-Cash atau Anda dapat berperan sebagai merchant.

Dengan tingginya arus transaksi yang terjadi, Anda membutuhkan platform yang reliable dan mudah untuk integrasi agar mempermudah pekerjaan Anda, bukan mempersulit Anda. Mengusung teknologi API Gateway, Anda dapat memanfaatkan T-Cash untuk mendongkrak bisnis berjalan dengan baik bersama Apigo.

Hal itu bisa terjadi karena Apigo mampu bertindak sebagai menyediakan dan memudahkan Anda untuk memanfaatkan layanan e-money seperti pembayaran dengan T-Cash. Dengan itu, tidak akan ada kendala integrasi API gateway dalam pelaksanaannya.

Tentu saja hal itu akan mempermudah bisnis Anda. Performa dapat terangkat karena Anda memberikan kemudahan kepada pelanggan dengan pemanfaatan T-Cash. Apigo sebagai penyedia jasa layanan API gateway bakal membuat itu semua menjadi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.