Notifikasi Untuk Pelanggan yang Dapat Anda Gunakan | Apigo.id

Notifikasi Untuk Pelanggan yang Dapat Anda Gunakan

Mengirimkan Pemberitahuan Kepada Pelanggan dapat Meningkatkan Experience dan Engagement Pelanggan Terhadap Produk Anda.

Notifikasi untuk pelanggan sangat dibutuhkan untuk memberikan pemberitahuan, tentang transaksi yang dilakukan atau informasi penting dari perusahaan kepada pelanggan. Notifikasi juga dapat meningkatkan experience dan engagement pelanggan terhadap produk Anda.

Pesan notifikasi dikirimkan ke ponsel pelanggan dapat meningkatkan customer experience, sebagai contohnya: Anda menggunakan notifikasi SMS OTP untuk memberitahukan kode keamanan yang perlu di-input oleh pelanggan di aplikasi Anda. Saat proses memasukkan kode keamanan tersebut, pelanggan dapat merasakan langsung bahwa data mereka dijaga dengan baik oleh perusahaan Anda.

Selain meningkatkan customer experience, mengirim notifikasi untuk pelanggan juga dapat meningkatkan engagement. Mungkin saja, pelanggan yang pernah membeli produk, sudah lama tidak membuka aplikasi atau toko online Anda. Notifikasi dapat mengajak mereka untuk mengunjungi kembali aplikasi, website, atau toko online Anda. Untuk melihat hal baru apa yang dapat mereka dapatkan.

Dari sekian banyaknya variasi notifikasi yang dapat Anda gunakan, berikut ini adalah macam-macam notifikasi untuk pelanggan yang dapat Anda gunakan:

1. Push Notification

Push notification adalah pesan pemberitahuan yang mucul di layar device dan atau browser Anda. Model notifikasi ini memiliki dua macam, yang pertama adalah in-app push notification dan yang kedua adalah web push notification.

Jika perusahaan Anda memiliki aplikasi khusus, Anda dapat menggunakan in-app push notification. Push notification juga dapat dilakukan melalui website Anda. Dengan web push notification, Anda tetap dapat menarik pengunjung website, walaupun mereka tidak berlangganan dengan website Anda.

Di ponsel, in-app push notification akan muncul di bar notifikasi. Push notification dapat terlihat lebih cepat dalam jangkauan pelanggan, karena setiap kali pelanggan swipe bar notifikasinya, pesan Anda akan lebih cepat terlihat.

Namun, push notification tidak selalu menguntungkan. Dilansir dari Tirto.id, sebuah hasil riset dan tertulis dalam jurnal “NotiMind: Utilizing Responses to Smart Phone Notifications as Affective Sensors” (2017) oleh Eiman Kanjo dan rekannya dari Nottingham Trent University. Kanjo menjelaskan kepada The Telegraph, bahwa notifikasi dari aplikasi bertema sosial dapat membuat orang bahagia, tapi ketika menerima banyak notifikasi terkait dengan pekerjaan dan atau non-manusia, efek sebaliknya yang akan terjadi.

Jadi, jika Anda hendak menggunakan push notification, sebaiknya ritme pengiriman notifikasi tidak terlalu sering. Jika demikian, akan terkesan sebagai spam yang juga membuat mood pelanggan menjadi negatif terhadap produk Anda.

2. PopUp Notification

Pernahkah Anda mengalami sebuah kotak iklan yang muncul di layar secara tiba-tiba ketika Anda membuka website atau aplikasi tertentu? Kotak yang muncul tiba-tiba tersebut dinamakan PopUp. Sebuah PopUp dapat berfungsi sebagai peringatan, notifikasi untuk pelanggan, atau sebuah opsi yang telah dipilihkan oleh developer untuk user. PopUp dapat membantu pelanggan untuk lebih praktis memilih layanan, namun jika Anda memunculkan terlalu banyak PopUp tentu akan membuat pelanggan tidak nyaman.

Baca Juga:
Langkah Awal Membangun Startup: Hindari Ilusi Perfect Business Idea
Tingkatkan Brand Awareness Pelanggan dengan SMS Blast
– Cara Kerja SMS Gateway Untuk Melancarkan Bisnis Usaha Anda

3. Notifikasi Melalui Email

Setiap melakukan pendaftaran online, tentu membutuhkan alamat email sebagai identitas pelanggan. Email yang terverifikasi, menunjukkan bahwa pelanggan yang mendaftar tersebut nyata, bukan akun robot. Anda juga dapat ngirimkan notifikasi kepada pelanggan melalui email.

Anda dapat mengirimkan pesan sepanjang yang Anda inginkan melalui email. Namun, email memiliki kekurangan yakni membutuhkan waktu yang agak lama bagi pelanggan untuk membacanya. Jika Anda hendak mengirim notifikasi yang butuh dibaca secara cepat oleh pelanggan, notifikasi email seperti kurang tepat untuk digunakan.

4. SMS Sebagai Notifikasi Untuk Pelangan

SMS adalah layanan pesan teks yang tersedia di setiap ponsel jenis apapun. SMS memiliki karakter yang terbatas, sebanyak 160 karakter. Namun, hal ini lah yang membuat pesan SMS dapat dibaca secara efektif dan efisien.

Menurut penelitian, durasi seseorang dalam merespons SMS membutuhkan waktu 3,5 menit, sedangkan email membutuhkan 27,7 menit. Hal ini menunjukkan betapa tingginya potensi pesan Anda langsung dibaca oleh pelanggan. Anda dapat mengirimkan notifikasi untuk pelanggan melalui patform SMS dengan efektif. Pelanggan pun tidak membutuhkan jaringan internet untuk menerma notifikasi dari Anda.

Untuk memudahkan pengiriman SMS notifikasi, Anda dapat menggunakan SMS gateway dengan menggunakan teknologi API. SMS API adalah SMS yang dikirim melaui komputer langsung menuju ponsel pengguna. Anda dapat menjadwalkan pesan secara otomatis, dan cukup sekali klik untuk mengirim pesan ke semua database pelanggan Anda. Apigo.id merupakan layanan SMS gateway yang dapat membantu Anda mengirim notifikasi untuk pelanggan. Untuk mempelajari berbagai solusi yang ditawarkan dari produk Apigo, Anda dapat menghubungi kami melalui laman berikut ini