Selamatkan jari Anda dari SMS Marketing Manual

Layanan Messaging untuk Customer Experience yang Lebih Baik

Kebutuhan untuk terlihat lebih ‘manusia’ dan menjalin komunikasi adalah salah satu cara meningkatkan Customer Experience. Layanan messaging menjadi solusi komunikasi antar brand dan customer.

Banyak cara untuk mendekatkan diri dengan customer. Pelaku usaha di Indonesia bisa memanfaatkan layanan messaging atau berbagi pesan seperti WhatsApp dan SMS.

Orang Indonesia ternyata sangat aktif dalam berkirim pesan. Mereka sering melakukannya dengan layanan berbagi pesan. Fakta ini terungkap dari laporan bertajuk Survey Penggunaan Teknologi Informasi Tahun 2017 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Di sini disebutkan bahwa 84,76% responden mengaku sebagai pengguna aktif Instant Messenger (IM).

Kebiasaan memakai IM untuk berbagi pesan nyaris merata di semua penjuru negeri. Baik di kawasan rural atau urban, kecenderungannya sama.

Dari laporan itu juga terungkap posisi penting WhatsApp. Layanan berbagi pesan milik Facebook ini menjadi yang terpopuler. Disebutkan bahwa 65,10 persen responden yang berumur 20-29 tahun memilih menggunakannya untuk mengirim pesan.

Hasil riset lain menunjukkan fakta serupa. WhatsApp masih memegang posisi sebagai yang terdepan di ranah IM di Indonesia. Survei online Mobile Instant Messaging Survei 2017 yang dilakukan DailySocial menjadi bukti.

Dalam survei tersebut ditemukan bahwa 97,24% responden mengaku pernah menggunakan WhatsApp. Selain itu, 61,81% responden menyatakannya sebagai IM yang paling sering digunakan.

Data ini seharusnya membuka mata para pebisnis bahwa ada potensi besar di balik popularitas WhatsApp. Layanan berbagi pesan ini bisa digunakan untuk menjangkau customer dengan lebih mudah.

Potensi Membuka Jalur Komunikasi dengan Customer

Sebagai contoh, sebuah brand bisa membuka jalur komunikasi dengan customer dengan WhatsApp. Layanan messaging dapat menjadi saluran keluhan pelanggan. Nanti pelanggannya bisa langsung mengirimkan keluhan melalui WhatsApp. Cara ini praktis dan lebih menghemat biaya bagi kedua belah pihak.

Satu brand bisa pula membentuk sebuah grup khusus untuk para pelanggannya. Mereka bisa membaginya berdasarkan teritori atau segmen yang diinginkan. Di situ brand dapat mengirim pesan mengenai produk atau jasa yang ditawarkannya. Langkah seperti ini diyakini bisa mendorong penjualan secara langsung.

Masih banyak cara lain yang dapat dimanfaatkan oleh pebisnis untuk menangkap potensi WhatsApp. Semuanya hanya kembali kepada kebutuhan dan kepentingan yang hendak dituju. Selain itu, kreativitas pemanfaatannya juga menentukan.

Namun, tetap saja ada celah di balik popularitas WhatsApp. Layanan pesan ini membutuhkan paket data. Padahal, meski penetrasi internet di Indonesia sangat tinggi, belum semua pihak yang bisa mengaksesnya.

Layanan Tanpa Paket Data

Kondisi ini berbeda dibanding dengan layanan berbagi pesan lewat SMS. Penggunaannya lebih dipahami oleh semua kalangan. Selain itu, SMS tidak butuh paket data. Kalau sudah memiliki pulsa, SMS bisa diterima atau dikirim.

Keunggulan SMS bukan hanya itu. Semua jenis ponsel sudah bisa mengoperasikannya. Ini juga kelebihan tersendiri dibandingkan dengan WhatsApp yang memerlukan smartphone. Oleh sebab itu, SMS pantang diabaikan. Potensinya untuk bisnis tidak kalah dibanding WhatsApp.

Tidak hanya membutuhkan layanan SMS, Anda membutuhkan teknologi yang memudahkan pekerjaan Anda dan menjamin keamanan dari setiap aktivitas yang dilakukan. Kedua hal ini menjadi penting karena di era digital kini, setiap aktivitas dapat mudah diselesaikan dan mudah juga diinterupsi/dirusak.

Disinilah peran Apigo. Sebagai platform Telco API, Apigo memberikan jaminan kemudahan lewat teknologi API dan keamanan dengan infrastruktur datacenter tier-3.

Apigo mengintegrasikan Anda dengan produk messaging broadcast SMS, MMS, atau USSD yang terprogram maupun berbasis Web yang bisa diakses 24 jam dan di mana saja.

Pemanfaatan Apigo Messaging bisa untuk bermacam-macam. Beberapa contohnya adalah notifikasi akun dengan SMS, Two Factor Authentication, serta SMS reminder. Hal-hal itu bisa berguna untuk mengembangkan bisnis jika dilaksanakan dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.